tiada luka kalo tidak disengaja...
jatuh, terbangun, dan terluka ...
itu bagian dari semua kehidupan yang kita jalani.
disadari atau tidak, bacaan postingan medsos yang selama ini kita lihat terkadang ada beberapa yang nyata dalam hidup kita. saat ini saya pribadi sedang mengalami hal ditinggal lagi sayang sayangnya...
beberapa dari cerita yang terjadi layaknya ftv yang selalu diputar dalam setiap hari..
hari itu saat masa tugas dicibitung, aku diam dan memberanikan diri untuk mengenalkan diri kepada wanita yang aku amati saat dia memulai segala dari pendaftaran dan akhirnya tiba ke meja kerja saya, dengan segala ragunya perempuan ini memberanikan diri untuk menerima kenyataan bahwa dia harus diambil darah, yaa saat itu juga kontak mata kita beradu dan terjadilah getaran yang membawa jutaan ribu asa datang untuk bagaimana caranya mendapatkan dia.
dalam diamku saat itu aku mengagumi betapa tuhan hebat dengan segala kekuatan nya, menggambarkan kuasanya pada senyumnya, lekuk wajahnya yang bagai bidadari. tuhan aku mencintai dia pada pandangan pertama, selang menit berjalan aku mengikuti dia berjalan dan memberanikan diri untuk memanggilnya, CHINTYA..... menolehlah dia dan sejuta kuasa tuhan aku bersyukur, boleh kenal. saya rahman sahutnya tegas CHINTYA, boleh minta nomer telfon? untuk apa mas, seraya percakapan itu menjadi dingin dan canggung. hanya ingin kenal lebih dekat gaa ada salahnya kan. tuhan memang adil no nya aku dapat dan kuasa alam bertindak.
tiada menit tanpa whatsup, saling tanya jawab dan beraninya diri ini mengajak dia keluar dari tempat kerja menuju bioskop untuk sekedar berbincang. nice time dan kami saling mengenal diri satu sama lain. selang hari berganti kami mulai memahami satu sama lain dan akhirnya saya memberanikan diri menyanyakan prihal mau kapan target kamu menikah? serasa tidak mau kehilangan dia, saya ajukan pertanyaan tersebut?
2 tahun lagi mas, selesai saya kuliah saya dulu, tuhan memang baik saya menutarakan hati untuk ingin punya komitmen dan dia tidak menjawab karena luka lama nya belum sembuh akibat harapan palsu dari buaya buaya yang selalu saja dengan cara lama inigin memiliki tapi tanpa kepastian. aku berasabar menunggunya tuhan aku bersabar menantinya karena cara kita kebiasan kita yang kita lalui sesingkat itu membuat aku terbang jauh melintasi indahnya pluto dan mars, kami sadar kami jauh berbeda. namun mengenalnya adalah keajaiban yang tidak dimilik oleh kata adakabrah!!
berbagi cerita tentang sebagian hidupnya keluarganya dan bahkan kehidupan dia adalah hal yang selalu terdengar dari pelaku cinta dari wanita kepada panduan hatinya.. aku ingin selalu bersamu CHINTYA didalam setiap bait doaku, segala tidak laku yang biasa kasarnya akhirnya perlahan membaik berkat kehadiran nya. namun ada beberapa part yang membuat saya pribadi binggung. kedua kakanya rupanya masih tidak ingin melepas adik kecilnya untuk memberikan sedikit perhatian nya kepada lawan jenisnya,. sampai pada akhirnya whats up yang biasa berjalan baik berubah menjadi biasa saja, sedih rasanya rinduku sudah tidak pada tempatnya. cintakupun entah berubah menjadi apa?
terakhir kali bait yang dia ucapkan adalah "maaf mas, aku tidak bisa memaksakan perasaan aku ke kamu. aku ga bisa sayang ke kamu" entah seperti hujan dibulan november atau juni yang berakhir di penghujung juli yang misteri. aku tetap berusaha menjadi yang terbaik dengan beberapa prasangka yang makin ricuh, karena cinta yang tidak pasti, karena rindu yang tertatih terlunta lunta sampai ujung jalan yang bertepi..
whats up saya pun diblock!!! setelah sehari dia memberi kabar tidak bisa melanjutkan rasa itu lagi..
entah itu dia yang menjawab atau tertekan dari keadaan kakanya yang tidak menyukai chintya menemukan teman berbaginya. teman ceritanya. tuuhan kembalikan dia.
CHINTYA pergi dan tanpa kabar, sementara saya harus tidak tau harus bagaimana berjuang. jika teman teman ada yang mengalami ini bersabarlah karena tuhan akan menghadirkan bidadari yang lain akan menantimu, menunggumu walau dia tidak sama seperti kriteriamu. tapi bersabarlah sebentar karena sabarmu menemukan pada beberapa pilihan??
menunggunya kembali atau memilih pergi mencari yang baru.
tapi aku tegas!! CHINTYA ,, aku menunggumu kembali, kita berbagi kopi sebelum tidur dan terpisah oleh dingding kost, kita menua bersama dengan candaan kita.
karena aku tau dirimu ingin diperjuangkan dan aku ada dibarisan terdepan.
perjalanan panjang
Kamis, 01 Agustus 2019
Selasa, 23 Januari 2018
Belajar dari perjalanan
Tanpa melakukan perjalanan kita tidak akan pernah merasakan pengalaman dan hal hal luar biasa dalam megahnya panggung kehidupan, contoh kecilnya ketika kita hanya diam dan menikmati segala sesuatu sesuai dengan semestinya yang kita dapat sama seperti 1+1= 2. rumus pasti hidup tentunya seperti itu, padahal tuhan sendiri memberikan kita banyak kesempatan untuk mengubah banyak hal untuk kehidupan ini. ya maka nikmatilah banyak hal dengan berpergian dan berjalanan lah keluar dari hirup pikuk pekerjaan yang mengarahkanmu pada ketamakan dan keangkuhan materi.
Awalnya saya hanya percaya bahwa perjalanan adalah liburan yang berada diakhir tahun atau pertengahan tahun dan hanya sekedar membuang penat dari ambisinya dasi kerja yang mengikat. sampailah saya pada kenyataan untuk memilih pergi berlibur mengajak teman saya sulton, kami berangkat dengan perjalanan udara selama 12 jam dari saudi arabia menuju kampung halaman Indonesia hanya demi sebuah perjalanan, yang akhirnya mengikat banyak hal yang merubah banyak hal yang menyiksa otak dan pikiran kita karena pekerjaan.
Hanya bermimpi mulanya saya dan sulton ingin mengenal sianggun dewi anjani yang berada pada ketinggian 3726 mdpl, yang pada akhirnya kami sanggup menggapai mimpi itu. setibanya kami dijakarta kami langsung memburu perlatan pendakian yang cukup menyiksa kantong, karena memang sulton newbie dalam pendakian. setelah semuanya selesai pada prosesnya, saya menghubungi teman seperjuangan dalam pendakian Idung. ya kami bertiga berkelana dari jakarta menuju surabaya untuk menemui tim pendakian bersama yang berjudul we save rinjani part 3.
Dari surabaya kami melakukan perjalanan darat sampai lombok, yang mungkin memakan waktu +/- 12 jam perjalanan, capek penat dan hampir emosi karena yang dilihat kanan kiri hanya jalan aspal lagi jalan aspal lagi dan sawah hijau pepohonan serta dengkuran dari teman satu tim yang merasa letih karena letih dengan lamanya perjalanan darat yang kami lakoni. tapi ada masanya mulut dan mata ini tidak hentinya mengucap syukur karena pemandangan pada pelabuhan padang bay sangat memanjakan mata kami, ya padang may memang menyihir letih kita semua menjadi haru biru bak memenangkan medali emasi saat olimpiade.
Apalagi yang bangsa ini butuhkan dengan pemandangan alam yang maha dahsyat dan keberagaman yang elok, masih saja ada oknum oknum yang memecah kita satu sama lain nya.
maka habiskanlah banyak waktumu untuk menikamati perjalanan dinegrimu dulu baru kalian bandingkan dengan negara lain. dan sudah pasti juaranya adalah INDONESIA.
Setibanya kami dilombok, kami bergegas menuju pos simaksi gunung rinjani untuk mendaftarkan tim kami dan segera menaiki mobil pick up menerabas banyak jalanan yang entah menuju kemana, setibanya kami pada titik tertentu leader kita memberi arahan bahwa kami harus berjalan +/- 2 jam menuju pos dua, syukur alhamdulillah kami tiba dengan membuat tenda yang berisi 4 orang. saya sulton idung dan iyan, kami langsung membaur untuk kenyamanan satu sama lainnya. malam pertama digunung indah itu sungguh senyaman surga. Pemandangan hotel 1000 bintang yang aduhai.
Pagi hari kami kembali melanjutkan perjalanan menuju pelawangan sembalun dengan jerih letih dan payah, hampir habis daya upaya ini karena pada saat itu saya ditinggal dan memilih bergabung dengan tim lain untuk menuju titik camp kedua diatas pelawangan sembalun yang memakan waktu +/- 8 jam dari pos dua. putus asa sudah lemah letih lesu karena berjalan bukan pada tim yang semestinya. sesampainya pelawangan sembalun tenda pun sudah berdiri tegak untuk kapten tim yang terlambat dengan nafas terpingkal pingkal.
Kami memang bukan pemeran 5cm tapi kami mampu mengubah rasa letih dengan kebersamaan jenaka yang tidak terganti oleh pundi pundi rupiah.
in picture : nurrohman, sulton hasan, iyan, shandy agus (idung)
Hari kedua diatas sana kami melanjutkan perjalanan untuk tiba pada puncak anjani, summit attack istilah persiapan pada dini hari kami melawan dinginnya udara kala itu yang sangat menusuk tulang dan membuat nyali menjadi ciut untuk terus menapak lurus, namun jika gagal kami harus mengulangnya dihari esok. kata kata semangat terus kami ucap satu sama lain untuk membakar nyali menembus melawan dingin nya udara dan kabut sendu dipagi hari. langkah kaki kecil ini sudah tidak kuat lagi namun puncak sudah tepat berada diujung mata, maka terucaplah aku mampu menggapaimu dewi anjani dengan keanggunan abadi yang tidak dapat dimilik oleh puncak manapun.
"Percayalah sebuah proses tidak akan menghianati hasil"
Gunung rinjani 29 desember 2016
Langganan:
Postingan (Atom)